RSS

Model Koneksi Jaringan :) <– Tugas 2

26 Sep

Nah buat yang ini kita bahas tentang “Model Koneksi Jaringan” :) tolong disimak baik-baik yaa :D jangan pindah channel :D *ehh*

Langsung aja yukk , cekidott –>

Didalam jaringan komputer dikenal sistem koneksi antar node (komputer),  yakni:

1. Peer to peer

       Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer, terhubung langsung dengan kabel crossover atau wireless atau juga dengan perantara hub/switch.

       Komputer pada jaringan peer to peer ini biasanya berjumlah sedikit dengan 1-2 printer. Untuk penggunaan khusus, seperti laboratorium komputer, riset dan beberapa hal lain, maka model peer to peer ini bisa saja dikembangkan untuk koneksi lebih dari 10 hingga 100 komputer.

       Peer to peer adalah suatu model dimana tiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai  PC lain, Tidak ada yang bertindak sebagai server yang mengatur sistem komunikasi dan penggunaan resource komputer yang terdapat dijaringan, dengan kata lain setiap komputer dapat berfungsi sebagai client maupun server pada periode yang sama. 

       Misalnya terdapat beberapa unit komputer dalam satu departemen, diberi nama group sesuai dengan departemen yang bersangkutan. Masing-masing komputer diberi alamat IP dari satu kelas IP yang sama agar bisa saling sharing untuk bertukar data atau resource yang dimiliki komputer masing-masing, seperti printer, cdrom, file dan lain-lain.

Nih aku kasih gambarnya yaa biar lebih jelas dan paham :D

Gambar

Gambar 1.1. Peer to peer

1.1.3 Kelebihan jaringan peer to peer

  • Implementasinya murah dan mudah
  • Tidak memerlukan software administrasi jaringan yang khusus
  • Tidak memerlukan administrator jaringan

1.1.4  Kekurangan jaringan peer to peer

  • Jaringan tidak bisa terlalu besar (tidak bisa memperbesar jaringan)
  • Tingkat keamanan rendah
  • Tidak ada yang memanajemen jaringan
  • Pengguna komputer jaringan harus terlatih mengamankan komputer masing-masing
  • Semakin banyak mesin yang disharing, akan mempengaruhi kinerja komputer

2. Client – Server

       Client Server merupakan model jaringan yang menggunakan satu atau beberapa komputer sebagai server yang memberikan resource-nya kepada komputer lain (client) dalam jaringan, server akan mengatur mekanisme akses resource yang boleh digunakan, serta mekanisme komunikasi antar node dalam jaringan.

       Selain pada jaringan lokal, sistem ini bisa juga diterapkan dengan teknologi internet. Dimana ada suatu unit komputer) berfungsi sebagai server yang hanya memberikan pelayanan bagi komputer lain, dan client yang juga hanya meminta layanan dari server. Akses dilakukan secara transparan dari client dengan melakukan login terlebih dulu ke server yang dituju.

      Client hanya bisa menggunakan resource yang disediakan server sesuai dengan otoritas yang diberikan oleh administrator. Aplikasi yang dijalankan pada sisi client, bisa saja merupakan resource yang tersedia di server. namun hanya bisa dijalankan setelah terkoneksi ke server. Pada implementasi software splikasi yang di-install disisi client berbeda dengan yang digunakan di server.

Jenis layanan Client-Server antara lain :

  1. File Server                 : memberikan layanan fungsi pengelolaan file.
  2. Print Server               : memberikan layanan fungsi pencetakan.
  3. Database Server        : proses-proses fungsional mengenai database dijalankan pada mesin ini dan stasiun lain dapat minta pelayanan.
  4. DIP (Document Information Processing)  : memberikan pelayanan fungsi penyimpanan, manajemen dan pengambilan data.

Kasih gambar lagi kali yaa :D nihh ….

Gambar

Gambar 1.2. Model Client-Server dengan sebuah Server yang berfungsi umum

Gambar

Gambar 1.3. Model Client-Server dengan Dedicated Server

 

1.1.4  Kelebihan jaringan client server

  • Mendukung keamanan jaringan yang lebih baik
  • Kemudahan administrasi ketika jaringan bertambah besar
  • Manajemen jaringan terpusat
  • Semua data bisa disimpan dan di backup terpusat di satu lokasi

1.1.5  Kekurangan jaringan client server

  • Butuh administrator jaringan yang profesional
  • Butuh perangkat bagus untuk digunakan sebagai komputer server
  • Butuh software tool operasional untuk mempermudah manajemen jaringan
  • Anggaran untuk manajemen jaringan menjadi besar
  • Bila server down, semua data dan resource diserver tidak bisa diakses

       Segitu aja deh yaa :) semoga bermanfaat dan memberi pencerahan :D *loh* Buat pak mei semoga dikasih nilai tinggi yaa pak postinganku ini :D plakk

Sudahsudah malah nggak kelar-kelar nih :D ini kan bukan postingan buat curhatan aku :D haha

Dikasih kritik dan sarannya yaa bagi yang sudah baca :) makasih :D see you next post :)

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Posted by pada September 26, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: